JAKARTA.(Bhayangkaranews) - Operasi SAR terus dilakukan oleh tim SAR gabungan untuk mencari seorang pemuda yang tenggelam di Kali Bekasi pada Kamis (2/4/20) pagi tadi sekitar pukul 09.30 WIB.
Pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan membagi area pencarian menjadi 3 (tiga) dimana SRU pertama melakukan pencarian dengan penyisiran menggunakan rubber boat dari lokasi kejadian hingga jembatan RS Anna Medika sejauh 2 KM kemudian SRU kedua melakukan pencarian dengan penyisiran menggunakan rubber boat dari Jembatan RS Anna Medika hingga jembatan Sasak Besi sejauh 3 KM, dan SRU ketiga melakukan pencarian secara visual sejauh 2 KM.
"Basarnas bersama tim SAR gabungan sudah melakukan operasi SAR terhadap korban secara maksimal mulai siang hingga sore ini tetapi hasil masih nihil, besok pagi akan kita lanjutkan kembali penyisiran di aliran Kali Bekasi ini." tegas Hendra Sudirman. S.E., M.Si., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR.
Beliau juga mengungkapkan bahwa operasi SAR gabungan pada hari ini melibatkan beberapa unsur gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Polsek Bekasi Timur, BPBD Kota Bekasi, Satpol PP Bekasi Timur, Kelurahan Margajaya, Tagana Kota Bekasi, SAR MTA, Jana Buana, Kapal Baja, Saka Bahari, Covid Baster, Repotin, dan Masyarakat.
Sebelumnya korban yang bernama Alfiyat (28) pada saat itu sedang membersihkan sampah di pinggir kali Bekasi tepatnya Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Menurut keterangan, korban bersama dengan kedua temannya sedang menyeberangi Kali Bekasi kemudian tiba di tengah kali korban berteriak minta tolong kepada kedua temannya yang sudah berada di seberang kali. Karena diduga kelelahan akhirnya korban terseret arus dan tenggelam, sempat dicari oleh teman korban serta warga sekitar tetapi korban belum juga ditemukan.
Pencarian malam ini rencananya akan dilanjutkan dengan pengamatan secara visual di sekitar lokasi kejadian.(Khoer_Azis)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar